Selasa, 20 Januari 2015

Kuliner Jogjakarta

Share it Please
    



    Wedang Ronde merupakan salah satu sajian favorit bagi saya, dan sangat cocok saat jogja terasa dingin di musim penghujan. Bukan saja karena hangat jahe yang juga membuat tubuh kita hangat tetapi anda bisa merasakan suatu kenikmatan tersendiri saat anda menikmatinya di tengah keramaian jalan Malioboro. 

Wedang Ronde
        Memang cukup banyak yang berjualan wedang ronde di jajaran jalan tersebut, tapi favorit saya berada tepat di depan hotel Mutiara di Jalan Malioboro. Kalau anda lihat sepintas memang terlihat sama dengan penjual Wedang Ronde kaki lima lainnya, tapi saya pernah membandingkan sajian di sini dengan Pedagang Gerobak lainnya. Selain memiliki aroma yang khas, Wedang Ronde disini juga memiliki Ronde yang lebih kenyal dan padat sehingga cocok bagi anda yang suka makanan kenyal seperti saya. 

        Tak jauh dari tempat itu juga ada penjual Lumpia Goreng yang harus anda coba masakannya. Lumpia goreng ini terasa begitu nikmat di suasana jogja malam itu yang terasa dingin dan sangat cocok sebelum makan besar, sayangnya saya sudah makan sebelumnya. Tapi tetap enak walaupun dengan perut yang cukup penuh. 

        Apalagi jika anda mendatangi tempat ini bersama orang-orang yang disayang, akan menjadi kenangan yang manis dan juga kuat dengan nuansa Jogjakarta. Saya yakinkan anda akan ketagihan untuk datang ke kota ini dengan segala sajian kulinernya.

        Masih ada beberapa sajian khas Jogja lainnya yang wajib anda coba, terutama gudeg! Bagi anda yang tinggal di jakarta mungkin saat memakan masakan yang satu ini akan terasa biasa saja karena banyak dari tempat makan yang menyajikan menu ini tidak menyajikan dengan baik sesuai dengan resepnya. Anda akan tahu perbedaannya saat sudah mencoba gudeg asli Jogja. Tepatnya di daerah Gejayan di depan Mini Market Mirota, buka sedari jam 8 malam hingga cukup larut, karena saya sendiri makan di tempat ini kurang lebih jam 11 malam. Seperti khas dengan hidangan lainnya dari Jogjakarta, kuliner heritage ini juga mewarisi hasanah Jogjakarta yang selalu dikaitkan namanya dengan sebutan Kota Gudeg. Saran saya, tambahkan daging bebek panggang yang disediakan untuk rasa paling optimal. Dengan rasa masakan Jogjakarta yang terbilang dominan manis, gurih dari daging bebek yang disediakan disini tidak amis dan mampu melengkapi rasa sajian nasi dan gudegnya.

Jogja Culinary Category : Lovely! (9/10)

(BY : iianzhere)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar